Investigasi Audit Bank Century


BPK Segera Panggil Sri Mulyani dan Boediono

Jakarta,Jaringan Informasi Publik
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dalam waktu dekat ini akan segera memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Boediono terkait audit investigasi Bank Century yang dilakukan BPK. Dua nama yang mencuat dalam audit investigasi BPK tersebut rencananya akan segera dipanggil untuk dilakukan investigasi.
Ketua BPK, Anwar Nasution mengatakan, sejauh ini pihaknya mengalami kendala melakukan investigasi terhadap pejabat terkait untuk dilakukan pemeriksaan.
“"kita butuh wawancara kepada mereka-mereka yang bersangkutan. Sama dengan kalian (para wartawan-red), kami juga harus melakukan wawancara terhadap objek pemeriksaan," kata Anwar Nasution.
Anwar optimistis hasil audit itu bisa tuntas setelah lebaran. BPK akan menyampaikan laporan interim paling lambat tanggal 30 September 2009 sementara itu laporan akhir disampaikan paling lambat tanggal 19 Oktober 2009.
Sementara ditempat terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani merespon positif keinginan BPK untuk memanggil dirinya.
“Pokoknya, saya siap dipanggil kapan saja oleh BPK. Menurut saya, audit investigasi terhadap Bank Century harus dilakukan secepatnya agar tidak menimbulkan fitnah," kata Sri Mulyani yang dicegat beberapa wartawan usai menghadiri sidang paripurna di DPR-RI, Rabu, 16 September.
Sebelumnya, Menkeu sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian, Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemberian dana talangan kepada Bank Century sudah melalui proses yang benar. Dana berjumlah Rp 6,7 miliar yang dialokasikan untuk Bank Century bukanlah langkah untuk menyelamatkan deposan kakap.

Sri Mulyani juga mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tidak pernah mengintervensi dalam pemberian dana tersebut. Hubungan Presiden dengan Bank Century hanya terjadi jika Menkeu melaporkan perkembangan dana talangan tersebut

Komentar